Poltak Raja Paulinus Simarmata

Poltak Raja Paulinus Simarmata

Minggu, 28 Agustus 2011

Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriyah


LEBARAN JATUH PADA TANGGAL 31 Agustus 2011

Pemerintah akhirnya memutuskan awal 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011. Dengan demikian, perayaan Idul Fitri atau Lebaran secara nasional ditetapkan pada tanggal tersebut.

Keputusan ini diperoleh melalui Sidang Isbat yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Suryadharma Ali di kantor kementerian, Senin (29/8/2011), setelah mendengarkan berbagai masukan. "Sidang Isbat memutuskan 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011," ungkapnya.

Keputusan ini diambil berdasarkan empat garis besar pandangan peserta Sidang Isbat, terutama poin bahwa mayoritas pemberi saran dalam sidang yang disebutnya tentu memperhatikan laporan dari berbagai titik ru'yah, sekaligus fatwa MUI menyetujui bahwa 1 Syawal jatuh pada tanggal 31 Agustus.

Sebelum Sidang Isbat dimulai, kementerian dan para tokoh agama Islam mendengarkan pemaparan mengenai posisi hilal atau bulan pada petang hari di berbagai daerah oleh Anggota Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama RI dari Planetarium Cecep Nurwendaya. Dalam presentasinya, Cecep mengatakan, dari 22 sistem penentuan posisi hilal, mayoritas melihat posisi hilal belum mencapai 2 derajat sebagai syarat mulainya bulan baru. Oleh karena itu, hari raya Idul Fitri diperkirakan memang jatuh pada tanggal 31 Agustus.

Saat sidang dimulai, Suryadharma mempersilakan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama Ahmad Jauhari untuk menyampaikan laporan hasil ru'yah dari berbagai wilayah di Nusantara. Ahmad mengatakan, laporan dari 30 lokasi, mulai dari Sumatera Barat hingga Indonesia Timur menyebutkan belum melihat hilal atau bulan sebagai tanda awal bulan baru. Dengan demikian, 1 Syawal 1432 Hijriah dan juga tanggal perayaan hari raya Idul Fitri yang resmi secara nasional jatuh pada Rabu (31/8/2011).

Namun demikian, Ahmad mengatakan, ada sekitar dua laporan yang mengaku sudah melakukan ru'yah dan melihat hilal atau bulan, yaitu dari Jepara, Jawa Tengah, dan Cakung, Jakarta Timur. Artinya, Lebaran bisa jadi dirayakan besok, Selasa (30/8/2011).

Para tokoh agama yang hadir pun diperkenankan memberi masukan. Pihak Muhammadiyah meminta ru'yah di Jepara dan Cakung ikut dipertimbangkan. Sementara itu, yang lainnya berpendapat ru'yah tersebut tak bisa dipercaya.

Sidang Isbat merupakan ritual tahunan yang dilakukan kementerian untuk menetapkan perayaan Idul Fitri berdasarkan pemantauan posisi hilal atau bulan pada petang hari di berbagai daerah. Selain tokoh dari berbagai ormas Islam dan perwakilan DPR RI, Sidang Isbat tahun ini juga dihadiri oleh duta besar negara sahabat, di antaranya dari Yaman, Brunei, Palestina, Lebanon, Malaysia, Kuwait, dan Mesir.

Sumber dari : www.KOMPAS.com

ULANG TAHUN PERNIKAHAN PAULRIANA Ke-1 Tahun

ULANG TAHUN PERNIKAHAN PERTAMA

Kami Poltak Raja Paulinus Simarmata dan Maria Timoriana Malau Pasangan Suami Istri.
Menerima Sakramen Perkawinan hari Selasa Tanggal 24 Agustus 2010, dan sekaligus adat batak.
Pada hari Senin tanggal 13 Juni 2011 Allah memberi kami Putri bernama Ribka Elisa Simarmata hasil perkawinan kami sebagai pelengkap dalam Rumah tangga kami, setelah Ribka Elisa Simarmata berumur 72 Hari kami genap 1 tahun pernikahan kami tepat hari Rabu tanggal 24 Agustus 2011. Kami bersyukur pada Tuhan Yesus dimana kami tetap setia membina Rumah tangga jangan sampai runtuh seperti sewaktu kami berjanji di depan Pastor dan orang tua juga para Saksi-saksi. Kami berharap selalu semoga Perkawinan ini tetap utuh.



Putri tersayang selalu membuat kami tertawa dan seyum, disaat bila kami berkomunikasi meresphon pembicaraan baik kami tidak mengerti percakapan nya, apalagi kalau telephon Oppung (Nenek ) nya dikampung Handphon harus Loudspeaker supaya bisa meresphon percakapan antara Telephone, itu membuat Oppung ( Nenek ) nya makin senang.
Ribka mulai mau meresphon perkataan orang tua Umur 55 hari, tapi membuat kami kawatir yang sering memhisap Jari jemari nya.




Minggu, 21 Agustus 2011

Dirgahayu HUT RI Ke-66 17 AGUSTUS 2011



WUJUD CINTA RIBKA ELISA SIMARMATA TERHADAP INDONESIA

Namun tidak mengerti Ribka Elisa Simarmata apa arti hari kemerdekaan itu, kami orang tua nya tetap membuat dia harus memahami arti kemerdekaan sejak dini. Dengan membuat pakaian nya MERAH PUTIH serta topi dan kaos kaki nya, dia senang pakai baju tapi tidak tau apa artinya.
Kebetulan sekali Ribka menyukai berwarna MERAH, kami juga belum tau kenapa dia menyukai berwarna merah. Berawal berumur 35 hari ada gambar berwarna merah tertempel di dinding, selalu melihatnya dan kebetulan aku (ayah Ribka) suka nonton Berita salah satu di TV Swasta memang TV tersebut Dominan Gambar nya berwarna Merah seperti Studio nya, awalnya suka dengar suara nya ternyata dia suka melihat warna Merah yang ada di layar TV.
Akhir aku menggantung Boneka-boneka Natal di tempat tidur nya karena Sinterklas dominan berwarna merah. Disaat Ribka tidur dia dengan senang melihat-lihat keatas Boneka Sinterklas dan Lonceng Natal.